“ ayo cintaku.. kita akan membuat banyak anak dengan penisku
ini” bisik ramon di telingaku.
“ blessh..” penis ramon memenuhi semua ruang di
dalam vaginaku. Ditumbuk-tumbukkan penisnya ke vaginaku dengan posisi aku
nungging .
“ flop.. flop.. flop..” penisnya keluar masuk di vaginaku. Tiba-tiba
dari kananku ada lagi seseorang yang mendekati kami.
“ permisi.. aku ingin
mengenal pemilik bau ini lebih jauh
sayang.” Katanya sambil menunjukkan BHku yang tertinggal tadi.
“ ohhh.. no..
another sniffer “ jimmy. Seorang sniffer juga seperti ramon. Tanpa bicara jimmy
langsung ambil bagian mengerayangi tubuhku. Ramon semakin cepat menyodokkan
penisnya, sementara jimmy mencium bibirku sambil meremas payudaraku. Ooohh..
saat ini aku benar-benar menikmati sex.
Jimmy menyodorkan penisnya yang tidak kalah besarnya dengan punya ramon
ke mulutku. Aku kulum sampai masuk ke tenggorokanku. Jimmy mulai memaju
mundurkan penisnya memenuhi mulutku. Ramon menghujamkan penisnya mengisi
vaginaku semakin dalam dan cepat. Terasa semua badanku bergetar. Penis di
vaginaku berdenyut-denyut sedangkan yang mulutku juga mulai bergetar.
“mmpphhh.. mpphhft” aku tidak tahan lagi. “arrghhh… haaaa” bersamaan dengan
orgasmeku, vagina dan mulutku di aliri cairan hangat yang muncrat dari penis
ramon dan jimmy. Kami keluar bersamaan bertiga.

Ramon dan jimmy tidak berhenti. Mereka berganti posisi.
Menelentangkan aku. Penis jimmy langsung dilesakkan ke vaginaku yang masih banjir dengan sperma ramon. Sedangkan
ramon menjejalkan penisnya ke mulutku. “ oohhhh.. tingkah mereka membuatku
terseret dalam rentetan birahi yang tak terputuskan. Dalam sekejap aku sudah
mau keluar lagi.
“ heemmmfttt” aku
keluar dengan merasakan kenikmatan luar biasa. Sejenak kemudian aku di dudukkan
oleh ramon. Kedua penis mereka disodorkan ke mulutku. Aku kulum ujung kedua
penis itu masuk semua kedalam mulutku sambil aku kocok-kocok.
“ arrgghhhh.. “
mereka teriak berbarengan. “ sroot.. crooott”.. sperma mereka membuncah muncrat
di mulutku. Mulutku dipenuhi sperma dari dua penis. Meluber keluar, meleleh di
pipiku dan menetes sampai ke payudaraku. Aku ratakan sperma mereka ke seluruh
tubuh.
Setelah keluar dua kali mereka belum juga berhenti. Gentian
sekarang ramon yang terlentang.
“ peluk aku my love, satukan tubuhmu denganku”
pinta ramon. Aku mengangkang di atas ramon. Aku pegang penis luar biasa yang
masih tegak berdiri setelah keluar dua kali itu. Aku masukkan ke vaginaku lagi.
“ ohhh yesss..” teriakku merasakan penis ramon yang langsung mentok di liang
kemaluanku. Jimmy tidak mau kalah. Penisnya di gosok-gosokkan di lubang
pantatku. Dan tiba-tiba
“ heeiii.. eeekkkk” lubang anal dan vaginaku sudah
terisi penis mereka berdua. Maju mundur tidak beraturan. Aku menindih ramon
sedang di belakangku jimmy sedang mengerjai analku. Ke dua penis itu bergesekan
didalam ke dua lubangku. Terasa setiap gesekan menimbulkan sensasi yang sangat
nikmat di sekujur tubuhku. Selangkanganku mulai bergetar. Vaginaku
berdenyut-denyut hebat. Aku merasakan gesekan di anal dan vaginaku semakin
cepat.
“ aahhhh.. bajingan kalian.. aku tidak tahan lagi. Aaahhhhhrrg” aku
orgasme untuk ketiga kalinya. Pantat aku maju mundurkan mengikuti irama penis
mereka.
“ ayo cintaku.. aku juga mau keluar.. ugghh” ujar ramon dibawahku.
“sroot.. sroot” lubang
vaginaku kembali dibanjiri sperma ramon. Beberapa detik kemudian jimmy menyusul
menumpahkan spermanya ke dalam liang analku. Setelah tadi mulutku dipenuhi
sperma, sekarang kedua lubang pangkal pahaku.
Sekarang baru mereka semua lunglai. Bahkan aku belum bius
mereka, merekapun sudah tidur dengan nyenyaknya.. ehmm pengalaman yang luar
biasa. Tenagaku terkuras. Aku langsung kehausan dan kelaparan. Aku liat ada
tart dan orange juice di meja dapur. Segera aku lahap makanan dan minuman itu.
Sesaat kemudian aku merasa kepalaku sangat pusing dan
badanku menggigil. Aku menemukan note dibawah piring tart. “ hanya kematian yang
membuat kita akan selalu bersama cintaku” . aku terjatuh, kepalaku berat,
mataku mulai gelap. Kamu mati keracunan roti buatan ramon..!!
--T A M A T—





