12 Nov 2014

Jennifer K3a

Dua jarinya pelan-pelan memasuki liang kenikmatanku, melewati dinding yang bergerinjal-gerinjal.
“Sekarang coba lu gosokin daging kecil yang…ahhh !!” aku tak tahan untuk tak mendesah sebelum selesai menjelaskan karena sensasi yang ditimbulkannya, Felix sudah terlebih dulu mengepit benda itu diantara dua jarinya dan mengusap-usapnya
“Kenapa jen? sakit ?” tanyanya polos
“Nggak…enak terusin Lix, itu yang namanya klitoris, daerah rangsangan cewek, ayo gituin lagi !!”
Dia melanjutkan usapannya pada klitorisku dan semakin lama semakin nikmat. Mulutnya kembali mencaplok payudaraku. Aku menggelinjang keenakan dengan nafas makin memburu, tanganku mencengkram pundaknya dan membelai kepalanya.
“Oohh…yess…gitu, i like it…terus…terus !!” desahku sesekali menggigit bibir bawah

Lagi enak-enaknya terbuai tiba-tiba  Felix berhenti.

"lho lix.. kenapa berhenti?" protesku kehilangan moment kenikmatan.
"Ini tidak benar jen" sahutnya pelan. terasa dalam nada suaranya juga menahan kecewa.
" Kalau kamu mau menikahlah denganku jen, Karena aku sangat mencintaimu" sahutnya lirih penuh pengahrapan.
Aku benar-benar kagum dengan Felix. Dia bisa menahan itu semua. sedangkan Aku tidak bisa. Aku tersenyum lebar dan merangkulnya mesra " Aku mau Felix " kataku tegas.

Selama Kuliah merupakan masa-masa terinda dalam hidupku. Aku resmi berpacaran dengan felix. Dan itu membuat mahasiswa-mahasiswa kampusyang mengejar-ngejarku gigit jari. Ethan dan Vito sampai tanya ke aku. " Apa yang kamu dapetin dari Felix jen, sampai Kamu mau sama dia" tanyanya. " yang pasti yang tidak akan pernah aku dapatkan dari kalian" jawabku mantab.

Selesai kuliah Felix mendapatkan pekerjaan sebagai desain grafis di salah satu perusahaan TV swasta. sedangkan Aku sebagai Analist di salah satu perusahaan terkemuka. Kami menikah satu tahun setelah LUlus kuliah. membentuk sebuah keluarga yang mapan dan bersahaja. Impianku membantu mama, mendapat pekerjaan yang lumayan, dan mempunyai pujaan hati, semua tercapai. 

Aku dan Felix hidup bahagia dalam mengarungi hidup, dan bisa saling mengisi kekurangan satu sama lain. 

I luv U Felix







-- T A M A T --