10 Nov 2014

Jennifer 1.1.1.1.1

Beberapa saat kemudian penis Aldi sudah amblas ke dalam vaginaku yang sudah basah banget. Aku pun sempat heran, kok bisa batang penis yang panjang dan besar itu masuk seluruhnya di vaginaku. Segera aku melipatkan kedua kakiku di belakang pantatnya. Sambil kembali mencium bibirku dengan mesra, Aldi mendiamkan sejenak batang penisnya terbenam di vaginaku. "ohhhhh.. aku mendesah nikmat" Vaginaku terasa penuh oleh Penis Aldi.
dia mulai menarik mundur pantatku perlahan dan memajukannya lagi, menariknya lagi, memajukannya lagi, begitu seterusnya hingga tanpa disadari gerakan Aldi mulai dipercepat. "uuhhhh.. ehhmmm.. " terasa tubuh bergetar hebat menahan nikmat yang baru pertama aku rasakan. Beberapa menit berlalu, peluh kami sudah bercucuran. aku hampir Sampai pada puncak kenikmatan yang kutunggu-tunggu. pengalaman orgasmeku yang luar biasa. Denyut di Vaginaku mulai terasa lebih cepat dan sungguh aku sangat menikmatinya. 
Tapi Nita tidak berhenti menjilati vaginaku dan penis Aldipun yang sedang dikocokkan pada liang vaginaku tidak melambat sedikitpun.. 

ahhhhh.. gilaa niitttt....jeritku.  
Aku keluar untuk ketiga kalinya. Aku kembali lemas. Tapi Aldi masih belum keluar. Dia cabut penisnya dari vaginaku dan diarahkan ke vagina Nita yang sudah basah banget melihat aku dan pacarnya sedang bersetubuh. 
Aku melihat wajah nikmat Nita yang begitu cantik. Kepalanya kadang mendongak ke atas, matanya terpejam-pejam. Sesekali dia gigit bibir bawahnya. Kedua tangannya melingkar pada pantat pacarnya, dan menarik-narik pantat itu dengan keras sekali. Aku melihat penis Aldi yang besar itu semakin amblas di vagina Nita. Semakin mengkilat saja penis itu. 
"Oh Beb.., aku hampiir sampaaii..! Teruus... Beb... terus..! Lebih keras lagiih.., oooh... akh..!" kata Nita. 
Nita mengangkat tinggi-tinggi pinggulnya, Aldi terus dengan gerakannya menaikturunkan tubuhnya dalam kondisi push-up. 
"Beeebbbb.., akuuu... keluaar..! Aakh... mhh... nikmaats.., mmh..!" kata Nita lagi dengan tubuh yang mengejang. Rupanya Nita mencapai orgasmenya.
Tangannya yang tadi melingkar di pantat Pacarnya, kini berpindah melingkar di punggung. Aldi berhenti bergerak dan membiarkan penis itu menancap dalam di lubang kemaluan Nita. Hebat si Aldi, dia masih belum keluar juga 
"Owhh... banyak sekali Sayang.. keluarnya. Hangat sekali memekmu..!" kata Aldi  sambil menciumi wajah pacarnya. Dapat kubayangkan perasaan Nita pada saat itu. Betapa nikmatnya dia. Dan aku pun belingsatan dengan merubah-rubah posisi tidurku di sebelah mereka. Beberapa saat kemudian, Nita mulai melemas dari kejangnya dan merubah posisinya. 
bantuin aku Jen kata Nita. Dengan segera Nita menungging. Lalu segera pula Aldi berlutut di depan pantat itu. 
"Giliranmu... Beeb..! Ayoo..!" kata Nita. Tangan Aldi  menggenggam penis itu dan mengarahkan langsung ke lubang vagina Nita. Segera dia menekan pantatnya dan melesaklah penis itu ke dalam vagina pacarnya itu, Aku bantu si Nita untuk bikin Aldi orgasme bareng. Aku panggut bibir Aldi sambil Aku remas-remas payudara Nita. diikuti dengan lenguhan Nita yang sedikit tertahan. "Owwh... Beeebb... aakh..!" "Aduuh... beeeb.., jepit Sayangh..!" kata Aldi. Lalu kaki Nita dirapatkan sedemikian rupa. Dan segera pantat Aldi mulai mundur dan maju. Ufh.., pemandangan yang begitu indah yang kulihat sekarang. Baru kali ini aku menyaksikan sepasang manusia bersetubuh tepat di depanku secara langsung. Semakin mereka mempercepat tempo gerakannya. Aku pindahkan taanganku ke memek Nita yang sedang penuh dengan batang penis Aldi. Terasa basah bangeet.. "Aakhh... Nit... enaaakkks... aakh... aku keluaar..!" teriak Aldi membahana. croott.. croottt.. Sperma Aldi meluber dari dalam vagina Nita.
"Oh... Beeb... akuu... juggaa... akh..!" Kedua tubuh itu bersamaan mengejang. Mereka mencapai orgasmenya secara bersama-sama. Penis Aldi masih menancap di vagina Nita sampai akhirnya mereka melemas, Aldi memasukkan semua spermanya ke dalam vagina sampai banjir dan Kami berpelukan lemas bertiga dengan Aldi ditengah memelukku dan Nita, sambil meremas kedua payudara kita. Benar-benar pengalaman pertama yang tak terlupakan olehkku.

Besoknya setelah bangun tidur aku minta ijin Nita dan Aldi untuk pulang. Dirumah aku tertidur lagi bermimpi bercinta lagi dengan nita dan Aldi.
Aku terbangun setelah teriak-teriakan mama sambil gedor-gedor pintu kamar bangunin aku. jeeen kamu diterima kuliah nih di universitas negeri. Nih suratnya kata mama. Waaaa.. aku benar-benar tidak menyangka akan dapat diterima di universitas negeri. Tapi aku kan ingin kerja buat bantu mama.. hatiku bimbang..

Bila kamu ingin kerja lanjut kesini 1.a1.1a




Bila kamu ingin kuliah lanjut kesini