16 Nov 2014

1b2R--

Aku makin agresif menjilati naik turun dari anal ke vagina..  membuat daerah selangkangannya menjadi basah oleh lidahku bercampur dengan cairan vaginanya. 
“Ahh.. baby” wanita cantik itu berteriak tertahan. Saat aku masukkan lidahku di liang vaginanya lalu aku gerakkan menyapu dinding dalam vaginanya. 




“ ya baby.. disitu.. aku mau keluar .. oohhh” pantatnya bergetar hebat saat dari vaginanya meleleh keluar cairan orgasmenya membasahi mulutku. Dia terkulai lemas di lantai. Dengan membuka pahanya lebar dan memasukkan dua jarinya ke vaginanya yang mengilat karena sangat basah.
Pria botak itu tiba-tiba duduk di sofa sambil memegangi penisnya yang sudah berdiri tegak sekitar 20 cm.  “ sekarang giliranku “ katanya sambil tetap menggenggam pistolnya di tangan kiri dan pistol biusku di tangan kanan. Pria itu menyodorkan penisnya ke mulutku yang menyisakan cairan orgasme istrinya.  Aku kulum penisnya dengan mesra. Mulut serasa penuh sampai tenggorokan. Setelah Tiga menit aku kocok dan aku kulum, tubuh pria itu bergetar hebat. 
“ ugh. Ehhmm aahh” gumamnya. Kemudian di mulutku terasa sperma pria itu menyemprot keras. Terasa asin kental dan banyak sekali. Tanpa terasa pria itu meletakkan semua pistol di meja lalu meremas lembut rambutku sambil memaju mundurkan pantatnya untuk menuntaskan orgasmenya.  Spermanya meluber dari mulutku dan menetes- netes dipahaku. 
“ ehhmm mffttt” Tanpa buang waktu aku rebut pistol biusku, aku tempelkan di pahanya “ hey!!..” frsssshh. Seketika itu juga pria itu tertidur.

“ Dasar kamu pelacur tidak tahu diri.. mengapa kau bunuh suamiku !!!..”  teriak wanita cantik tadi di belakangku sambil menodongkan pistolnya kepadaku. 
“ tunggu.. tunggu.. suamimu Cuma tidur saja “ jelasku padanya. 
“ apa benar? Kamu tidak bohong padaku ?” Tanya si wanita cantik. “ benar.. aku lakukan itu supaya kita bisa saling mencintai dengan damai, sekarang peluk aku dan buat aku keluar” pintaku sambil membuka selangkanganku lebar-lebar yang membuat vaginaku semakin terlihat basah dan merekah. “ benarkah? Kau mencintaiku? “ wanita cantik itu berjongkok dan memasukkan batang pistolnya ke vaginaku dan memaju mundurkannya.. “ flop.. flop.. flop “ aku jadi ngeri. 
“ baby.. tolong jilati saja ya” aku lepaskan pistol itu dari vaginaku dan menyodorkan selangkanganku ke depan wajahnya. Wanita cantik itu mulai menjilati vaginaku dan meremas pantatku.. 
“ oohhhh baby.. uugh.. ehmm” gentian aku yang teriak merasakan nikmatnya. Pistol bius sudah aku tempelkan ke pipinya. Tapi aku sudah di ambang puncak. Orgasmeku ta tertahan lagi 
“ ehhhmm sepertinya aku bisa menunggu sedikit lagi sebelum membuatnya tertidur” pikirku. 
“ aaagrgghhh”.. cairan orgasmeku meleleh di lidah wanita cantik itu. Tapi itu tidak membuatnya berhenti. Wanita itu malah menghisap liang vaginaku. Rasanya berdenyut-denyut hebat. 
“ ehhmmm.. sangat nikmat baby”, aku tidak percaya apa yang baru saja kita lakukan” kataku dengan lemas. 
“ apakah benar kamu menginginkan aku? Please peluk aku” wanita itu memeluk aku erat. 
“ cium aku baby” kataku. Wanita itu menciumku dengan mesra. Bibirnya yang masih belepotan sisa-sisa orgasme terasa basah di bibirku. 
” Wanita ini benar-benar haus kasih sayang”  Pikirku. Aku tempelkan pistol bius di pipinya “ Frssshhh”  wanita itu kembali dalam tidurnya.

BRAAAKKK!!.. pintu terbuka dengan keras. Tampak Lima orang pria sangar telanjang masuk dan berdiri di dekat pintu. Semuanya memegang senjata tajam. Pedang, pisau, kapak “ hai dok.. kami kenal siapa anda dan waktunya kami menyetubuhimu sampai mati “ kata mereka tersenyum mengerikan..


1b.2a Aku raih pistol dan mengancam menembak mereka semua. Lanjut sini





1b.2b Aku berlari keluar ruangan itu dari pintu di belakangmu. Lanjut sini