Aku makin agresif menjilati naik turun dari anal ke vagina..
membuat daerah selangkangannya menjadi
basah oleh lidahku bercampur dengan cairan vaginanya.
“Ahh.. baby” wanita
cantik itu berteriak tertahan. Saat aku masukkan lidahku di liang vaginanya
lalu aku gerakkan menyapu dinding dalam vaginanya.
“ ya baby.. disitu.. aku mau
keluar .. oohhh” pantatnya bergetar hebat saat dari vaginanya meleleh keluar
cairan orgasmenya membasahi mulutku. Dia terkulai lemas di lantai. Dengan
membuka pahanya lebar dan memasukkan dua jarinya ke vaginanya yang mengilat
karena sangat basah.
Pria botak itu tiba-tiba duduk di sofa sambil memegangi penisnya
yang sudah berdiri tegak sekitar 20 cm.
“ sekarang giliranku “ katanya sambil tetap menggenggam pistolnya di
tangan kiri dan pistol biusku di tangan kanan. Pria itu menyodorkan penisnya ke
mulutku yang menyisakan cairan orgasme istrinya. Aku kulum penisnya dengan mesra. Mulut serasa
penuh sampai tenggorokan. Setelah Tiga menit aku kocok dan aku kulum, tubuh
pria itu bergetar hebat.
“ ugh. Ehhmm aahh” gumamnya. Kemudian di mulutku
terasa sperma pria itu menyemprot keras. Terasa asin kental dan banyak sekali.
Tanpa terasa pria itu meletakkan semua pistol di meja lalu meremas lembut
rambutku sambil memaju mundurkan pantatnya untuk menuntaskan orgasmenya. Spermanya meluber dari mulutku dan menetes-
netes dipahaku.
“ ehhmm mffttt” Tanpa buang waktu aku rebut pistol biusku, aku
tempelkan di pahanya “ hey!!..” frsssshh. Seketika itu juga pria itu tertidur.
“ Dasar kamu pelacur tidak tahu diri.. mengapa kau bunuh
suamiku !!!..” teriak wanita cantik tadi
di belakangku sambil menodongkan pistolnya kepadaku.
“ tunggu.. tunggu..
suamimu Cuma tidur saja “ jelasku padanya.
“ apa benar? Kamu tidak bohong
padaku ?” Tanya si wanita cantik. “ benar.. aku lakukan itu supaya kita bisa
saling mencintai dengan damai, sekarang peluk aku dan buat aku keluar” pintaku
sambil membuka selangkanganku lebar-lebar yang membuat vaginaku semakin
terlihat basah dan merekah. “ benarkah? Kau mencintaiku? “ wanita cantik itu
berjongkok dan memasukkan batang pistolnya ke vaginaku dan memaju
mundurkannya.. “ flop.. flop.. flop “ aku jadi ngeri.
“ baby.. tolong jilati
saja ya” aku lepaskan pistol itu dari vaginaku dan menyodorkan selangkanganku
ke depan wajahnya. Wanita cantik itu mulai menjilati vaginaku dan meremas
pantatku..
“ oohhhh baby.. uugh.. ehmm” gentian aku yang teriak merasakan nikmatnya.
Pistol bius sudah aku tempelkan ke pipinya. Tapi aku sudah di ambang puncak.
Orgasmeku ta tertahan lagi
“ ehhhmm sepertinya aku bisa menunggu sedikit lagi
sebelum membuatnya tertidur” pikirku.
“ aaagrgghhh”.. cairan orgasmeku meleleh
di lidah wanita cantik itu. Tapi itu tidak membuatnya berhenti. Wanita itu
malah menghisap liang vaginaku. Rasanya berdenyut-denyut hebat.
“ ehhmmm..
sangat nikmat baby”, aku tidak percaya apa yang baru saja kita lakukan” kataku
dengan lemas.
“ apakah benar kamu menginginkan aku? Please peluk aku” wanita
itu memeluk aku erat.
“ cium aku baby” kataku. Wanita itu menciumku dengan
mesra. Bibirnya yang masih belepotan sisa-sisa orgasme terasa basah di bibirku.
” Wanita ini benar-benar haus kasih sayang”
Pikirku. Aku tempelkan pistol bius di pipinya “ Frssshhh” wanita itu kembali dalam tidurnya.
BRAAAKKK!!.. pintu terbuka dengan keras. Tampak Lima orang
pria sangar telanjang masuk dan berdiri di dekat pintu. Semuanya memegang
senjata tajam. Pedang, pisau, kapak “ hai dok.. kami kenal siapa anda dan
waktunya kami menyetubuhimu sampai mati “ kata mereka tersenyum mengerikan..
1b.2a Aku raih pistol dan mengancam menembak mereka semua.
Lanjut sini
1b.2b Aku berlari keluar ruangan itu dari pintu di
belakangmu. Lanjut sini







