Untuk sampai ke gudang aku harus melewati dua blok yang di
huni oleh. Henri. Seorang pria yang suka bercinta dengan binatang. Dan Hana.
Seorang wanita sadis yang ketagihan sex dengan menyiksa pasangannya. Dan aku
harus melewati itu semua untuk sampai ke gudang. Ke dua orang tersebut buatku
adalah orang yang sangat mengerikan. Tapi aku tidak punya pilihan lain. Aku
mencari cara bagaimana menghadapi ke dua orang itu. Aku ada ide. Untuk henri Aku mengambil lingeri model bunny milik Lili yang pernah di pamerkan padaku.
Bando telinga kelinci, bra bulu kelinci dan g-string model ekor kelinci. Dengan ini aku pasti tampak seperti kelinci
penurut. Untuk Hana aku harus menelan obat penahan rasa sakit.
aKu ke tempat hendri dulu. Aku pakai lingeri bunny itu dan
melihat di kaca. Aku benar-benar tidak mengenali diriku lagi. Aku terlihat
nakal tapi cantik dan sexi sekali dikaca. Henri pasti akan tergila-gila padaku.
Bra bulu kelinci yang hanya menutupi putingku serta G-string yang Cuma
berbentuk benang berekor bulat dengan bulu kelinci yang menyembul benar-benar
membuatku sangat sexi.
Pintu ruangan henri aku ketuk perlahan. Di dalam terlihat
pria tua telanjang, berambut jarang yang hampir botak. Dia termasuk orang yang
gemuk. Perutnya buncit, lemaknya ada dimana-mana. Pipinya tembem, hidung dan
bibirnya tebal. Dia pantas aku sebut kakek. Henri sedang memandang patung babi
yang di awetkan.
“ haiii.. apakah tidak ada yang ingin memelihara kelinci
anggun seperti aku ini? “ sapaku dari pintu.
“ tidak.. pergilah “ sahut henri
sambil terus memandangi patung itu. Aku berjongkok nungging disebelah henri
untuk menggodanya. Tampak pantatku yang merekah memamerkan vaginaku yang hanya
ditutupi benang G-string menempel di celah vaginaku. Kedua Payudaraku yang
menggantung sangat menggoda untuk diremas dan di hisap.
“ ayolah, jangan
malu-malu. Aku berjanji akan menjadi peliharaanmu yang penurut” godaku sambil
menempelkan pantatku pada pahanya.
“ hai, apa yang kau lakukan!” teriaknya
sambil menghindariku.
“ kau tidak mau
menyentuhku?” kataku lagi sambil menurunkan tali bra ku yang sebelah kiri.
Henri berdiri mendekati patung babi itu dan memeluknya sambil berkata
“ jangan
dengarkan wanita itu cintaku, aku tidak mengenalnya. Wanita itu hanya ingin
membuatmu cemburu”… “ FRSSSHHH” aku tempelkan pistol bius dilehernya. Henri
seketika tertidur.
“ orang gila bodoh! Kamu tidak tahu apa yang baru saja kamu
lewatkan..HUH!!” kataku.
Aku minum obat penghilang rasa sakit dan menuju ke tempat
Hana.
Sampai ditempat Hana aku meihat seorang wanita berumur
sekitar 40 tahun yang sedang berdiri didepan kaca sambil meremas payudaranya
yang sangat besar. Hana memiliki payudara dan pantat yang sangat besar tapi dia
juga memiliki perut yang rata. Tubuh yang sangat ideal meski wajahnya tidak
cantik. Bila dia tidak disini pasti semua laki-laki aku berlutut demi untuk
bercinta dengannya. memegang tongkat lentur berdiameter 2cm untuk mencambuk. Huuhh
aku tidak yakin bisa lakukan ini.. kataku dalam hati.
1a2a Lebih baik aku kembali sambil memikirkan cara lain.
Lanjut sini
1a2b Aku harus bisa. Lanjut sini






