Tontonan itu membuat aku tidak dapat menahan keinginanku
untuk meraba-raba sekujur tubuhku, rasa gatal begitu merasuk kedalam
kemaluanku. kulampiaskan
birahiku dengan mengesek-gesekan bantal di vaginakuku. Merasa tidak puas
kusingkap rok miniku, kuselipkan tanganku kedalam CD-ku membelai-belai
bulu-bulu tipis di permukaan kewanitaanku dan.. akhirnya menyentuh klitorisku.
sambil merem melek ke enakan masturbasi, tanpa sengaja aku melihat di tas Susi ada sesuatu yang aneh, Aku ambil dan melihat penuh selidik. " haah.. ini rupanya yang disebut-sebut DILDO".. dengan panjang 20cm dan diameter 4cm, aku jadi tergoda untuk mencobanya.
Aku lihat Susi menyudahi lumatannya dan beranjak keatas, berlutut
disofa dengan pinggul Kelvin berada diantara pahanya, tangannya menggapai
batang kenikmatan Kelvin, diarahkan kemulut kewanitaannya dan dibenamkan.
"Aaagghh" keduanya melenguh panjang merasakan kenikmatan gesekan pada
bagian sensitif mereka masing-masing. Dengan kedua tangan berpangku pada
pahanya Susi mulai menggerakan pinggulnya mundur maju, karuan saja Kelvin
mengeliat-geliat merasakan batangnya diurut-urut oleh kewanitaan Susi.
Sebaliknya, milik Kelvin yang menegang keras dirasakan oleh Susi mengoyak-ngoyak
dinding dan liang kenikmatannya. Suara desahan, desisan dan lenguhan saling
bersaut manakala kedua insan itu sedang dirasuk kenikmatan duniawi.
melihat mereka Aku makin horny. Aku coba masukan DILDO itu ke vaginaku. " ohhhhh.. enak banget ternyata"batinku. Mulai aku masuk dan keluarkan. dildo panjang itu bisa masuk ke liang vaginaku sampai 16cm sudah mentok. dan rasanya sangat penuh. aku percepat tanganku me maju mundurkan dildo tersebut sambil tangan kiriku menggosok-gosok klitorisku. "ohhh gilaaaa.. kenapa tidak dari dulu aku tahu barang ini" teriakku dalam hati.
hanya selang waktu 3 menit aku sudah mau orgasme. "ehhmmppff..heemm.. uhhh" desahku perlahan takut kedengaran susi dan kelvin yang juga sedang mempercepat tumbukannya.
Kamu yakin mau melanjutkan ini?







