Kedua
putingku langsung dikenyot, dihisap & dimainin oleh lidah Ethan. Sensasinya
luar biasa, Aku semakin terhanyut oleh birahi. Desahan pelan tertahan mulai
keluar dari bibirku. Lidah Ethan mulai turun menyusuri perutku yang putih rata,
berputar-putar sejenak di pusernya. Tangan kanan Ethan aktif membelai-belai dan
meremas paha bagian dalaku.
”Aah..ah.. emhh.. emh..Than.. jangan thaan..”
keluhku tak jelas.
Tanpa
banyak bicara lagi, jari-jari Ethan langsung menyusup ke dalam celana dalamku dan mulai
menekan belahan vaginaku, dan Ethan langsung mengetahui betapa horny aku
”jeen,
memek kamu udah basaah banget”. Aku cuma bisa menggeleng-geleng lemah, sambil
tetap menggigit bibir bawahku, karena jemari Ethan menekan dan
menggesek-gesek vaginaku makin cepat. Aku benar-benar menikmati ini semua
seperti saat dengan Nita dan Aldi dulu.
Ethan
makin berani, dia mengubah posisi, kursiku dimundurkan dan dia jongkok di bawah
kursiku. Dalam sekejap ethan sudah menarik lepas celana dalamku. Tanpa sempat
melepas sepatuku, ethan mulai menjilati pangkal pahaku. Nikmatnya tidak
terbendung, vaginaku banjir..
kamu yakin mau lanjut?






