12 Nov 2014

Jennifer e1.a1.2a

terdengar tumbukan penis kelvin ke vagina Susi berdecik-decik sangat cepat. erangan kedua temenku tadi semakin kencang pertanda mereka mau orgasme. Dildo makin kencang pula aku maju mundurkan. gosokan tangan kiriku ke klitoris yang membuatku makin serasa memuncak. Gairahku melebihi apa yang pernah aku rasakan bersama Nita dan Aldi sebelumnya.

"aaahhhh... aku keluaaarrr keelll" teriak susi sambil meremas payudaranya sendiri. Kelvinpun ta kalah seru. ditariknya penisnya dari liang vagina Susi dan spermanya dia semburkan ke payudara susi yang kenyal itu. " croot.. croot.." sperma kelvin yang kental dan seputih susi membanjiri payudara susi. tangan susi membantu dengan mengocok-ngocok penis kelvin agar keluar lebih banyak sperma lagi. "aahhh.... ehmmmm.." kelvin merem melek penisnya di jilati sama susi, sambil tangan kirinya meratakan sperma yang membanjiri payudaranya. Payudara susi jadi sangat mengkilat dan basah oleh sperma kelvin.
Pemandangan itu membuat birahiku semakin memuncak, terasa dinding vaginaku berdenyut-denyut.. OOOHHH... AAAHHH.... Dildo itu makin licin oleh madu orgasmeku. Saat kutarik dildonya cairan orgasmeku meleleh sampai ke paha. "ehhmmm.. satu lagi pengalaman luar biasa buatku"..

"Ehh Jen.. kok ada disini, bukannya tadi ikut yang lain?" sapa Susi terkejut.
"Iya Si.. balik lagi.. perut mules"
"Aku suruh Kelvin beli obat ya"
"Ngga usah Si.. udah baikan kok"
"Yakin Ver?"

"Iya ngga apa-apa kok" jawabku meyakinkan Susi yang kemudian kembali ke ruang tengah setelah mengambil yang dibutuhkannya. Sirna sudah birahiku karena rasa kaget.

Susi terheran-heran melihat bajuku yang berantakan. tanpa sepengetahuan Susi ak  kembalikan dildo itu setelah aku cuci sebelumnya..
aku jadi makin ketagihan Dildo. saat ini aku mempunya lima koleksi dildo yang siap untuk memuaskanku kapan saja. Sambil menyelesaikan kuliah, hampir setiap hari saat mandi aku selalu membawa Dildo. 

sekarang aku sudah menjadi seorang wanita maniak dildo..

-- T A M A T --