16 Nov 2014

1c

Aku mengendap-endap menuju kapsul penyelamat. Aku sangat takut sekali bila sampai bertemu dengan mereka lagi.  Ini harus segera di akhiri. Pesawat dengan isi sampah masyarakat ini pasti akan ditembak hancur bila aku melapor ke pusat control sebelum aku menyelamatkan diri.  Aku teringat disebelah ruangan kapsul penyelamat ada ruangan lagi berisi tombol “ self distruction” yaitu tombol untuk meledakkan pesawat ini sendiri. Aku lanjutkan langkahku melewati sebuah koridor yang kiri kanannya terbuat dari kaca. 



“ hemm aku sangat mirip dengan pasien sakit jiwa sekarang” kataku dalam hati. Mascara yang luntur, rambut acak-acakan, berjalan dengan lemas dan berurai air mata tanpa sehelaI benangpun. 
“ aah. Persetan.. yang penting aku selamat” kataku lagi dalam hati. Aku sudah sampai di ujung koridor. Aku melihat dua pintu. Yang satu berwarna coklat kusam, dan yang satunya berwarna biru dengan tulisan “ authorized only”. Aku mengingat-ingat pintu mana yang akan menuju ruangan kapsul penyelamat.

1c 1 Pintu coklat kusam. Lanjut disini





1c2 Pintu biru. Lanjut disini