Vaginaku membanjir. Lidah ethan makin buas.. “aaahhh.. uuhhhh..” Sesaat kemuadian Ethan melepas sabuk dan celana panjangnya, lalu meloloskan celana dalamnya. Langsung saja penis hitam berurat sepanjang 17cm dan berdiameter 4.5cm itu melompat tegak mengacung, mengangguk-ngangguk siap untuk bertempur. Aku langsung kaget melihat Penis Ethan sudah teracung dengan gagahnya. Bahkan penis ethan lebih besar dari punya Aldi pacar nita. Aku merinding membayangkan bila Penis ethan sampai masuk ke vaginaku.
Than jangan macem-macem kamu ya!” ujarku masih berusaha galak. Aku tatap mata Ethan dengan tajam.
“Awas kamu Than kalau sampe berani masukin penis kamu itu. Kamu bakal aku..hmff..….OUUHHHHH” omonganku terputus karena tiba-tiba Ethan mengarahkan penisnya masuk ke lubang vaginaku yang sudah basah kuyup dan langsung mendorongnya masuk, hingga kepala penis Ethan yang besar seperti jamur merah amblas dalam liang vaginaku. Rasanya luaaaarr Biasaaaa nikmat…
Ethan memaju mundurkan perlahan, mengocok vaginaku tapi tidak dalam-dalam, Tapi, hal ini malah membuatku blingsatan, keenakan. Kurang dari satu menit aku sudah mau orgasme.. “ahhh.. thaaan.. heemmm..” lenguhku. Tapi tiba-tiba Ethan mencabut penisnya dan berhenti, sambil berkata padaku ”Jadi gimana? Mau diterusin?”kata ethan.
“please tuntasin than.. please. Aku ga tahaan” sahutku menghiba.
”Ayo buka pahamu lebih lebar lagi” perintah Ethan. Aku langsung menurutinya, membuka pahaku lebih lebar sehingga vaginaku makin terpampang. Ethan langsung menusukkan penisnya kuat-kuat ke Vaginaku. Dan…BLESHH…seluruh penis hitam itu ditelan oleh vaginaku. Rasa nikmat yang tadi sempat terhenti berkobar lagi.
Lenguhanku semakin keras, Kepalan tanganku menggegam keras, kepalaku menggeleng semakin cepat, pinggulku bergerak heboh berusaha menikmati seluruh penis Ethan. Ethan pun terbawa nafsunya yang sudah diubun-ubun. Tangannya meremas-remas payudaraku tanpa henti dengan kasarnya, dan Ethan sudah tidak menciumi pundak & tengkukku, melainkan menggigitnya meninggalkan bekas-bekas merah. Pantatnya bergerak maju mundur dengan ritme yang berantakan, cepat lalu perlahan, kemudian cepat lagi, membuat penis Ethan mengocok vaginaku seperti kesetanan. ”AKUUU KELUAARRRR THANNN……OUUUHHHHHHHHH….A HHHHHHH…” teriakKU melampiaskan rasa nikmat yang tiba-tiba meledak dari vaginaku. Karena Ethan tetap mengocokkan penisnya, bahkan lebih cepat ketika aku mencapai klimaks. “aahhhh… uuhhhh…”
Sesaat kemudian ethan menuntunku untuk berposisi nungging di jok mobil itu.
“ thaann.. please udah ya.. aku lemees” pintaku. Ethan tidak perduli, Kedua tangan Ethan meraih payudaraku yang menggantung dan meremas-remasnya dengan ganas. Sambil menciumi dan menggigit pundakku., Remasan & pilinan di kedua payudaraku dan serbuan di tengkuk dan telinga membuat gairahku mulai naik lagi. Penis ethan mulai menggesekan bibir vaginaku. Vaginaku yang masih belum kering kembali licin.
Aku sudah tidak bisa berkata-kata lagi, cuma lenguhan yang kluar dari mulutku. Ethan tidak sadar bahwa setelah hampir 10 menit mengocok Vaginaku dari belakang, Posisinya betul-betul merangsang. Tangannya mencengkram pantatku kuat-kuat, dan kepala Ethan mendongak ke atas, keenakan. Aku yang mula-mula lemes banget, mulai terangsang lagi. Entah karena kocokan Ethan, atau karena sensasi bercinta dimobil yang baru pertama aku rasakan. Maka lenguhan pun kembali terdengar.
Kali ini Ethan betul-betul seperti kesetanan. Tidak ada gigi 1, atau 2, bahkan 3. Langsung ke gigi 4 dan 5. Genjotan maju mundurnya dilakukannya sangat cepat, dan ketika menusukkan penisnya dilakukan dengan penuh tenaga. PLAK PLAK PLAK PLAK PLAK..bunyi pantat pantatku yang beradu dengan badan Ethan semakin keras terdengar. Aku makin melayang ke angkasa.
”OUUHHH….HHHMMFFPPPPP….OHH H..UOOHH…ENAK..ENAK..ENAAKKK ….” Desahku. vaginaku berdenyut-denyut lagi.
“oohh than.. aku mau keluar lagiii..” teriakku meracau.
“ aku juga jen”.. Maka, ketika Ethan hampir mencapai klimaksnya, tangannya mencengkram pantatku makin kuat, dan penisnya ditekan dalam-dalam dalam vaginaku, Ethan meraung keras. “HMMUUUUAHHHHH….AAHHHH” cairan madu putih menyemprot berkali-kali dalam liang vaginaku. aku pun berteriak keras ” OUUUAAHHHH….AKU KELUARRRRR THAANN….” dan Vaginakupun banjir sperma. Spermaku dan dan sperma ethan yang menjadi satu.
Kedua mahluk lain jenis itu berkelonjotan menikmati setiap tetes sperma yang mereka keluarkan. Cairan spermaku dan ethan berleleran keluar dari sela-sela jepitan penis & vaginaku. Begitu penis ethan dicabut, Banyak sekali cairan sperma yang keluar meleleh dari vaginaku sampai turun ke paha.
Aku langsung tertidur di kursi mobil. Baru terbagun ketika mobil Ethan sudah sampai di depan pagar kos. Aku sudah tidak memikirkan lagi soal kuliah yang mesti kujalani.
Ethan memapahku berjalan menuju kamarku.
Thanks buat malam ini ya jen. Betul-betul sex yang hebat. Baru kali ini aku ngrasain. Kalo kamu pengen, call aku aja ya. aku selalu siap melayani hehe”kata ethan.
”Enak aja. Ini pertama dan terakhir Than. Kapok aku naik mobil kamu” balasku pedas.
meski aku juga menikmati bercinta dengan Ethan, tapi Sejak saat itu aku menjauh dari Ethan. Dia bukan type pria yang aku inginkan.
-T A M A T-






