Aku biarkan mereka berlalu dengan berteriak-teriak seperti
mau perang. Dengan mengendap-endap aku menuju command center.
“ ehhmm aman” aku
menoleh ke belakang sambil mengunci pintu command centre yang tebalnya 30cm
itu.
“ control centre come in.. control centre come in.. please” teriakku pada
microphone untuk menghubungi pusat control di bumi.
“ yes falcon.. come in”
pusat membalas.
“ oohh. Terima kasih tuhan” kataku. Segera aku laporkan
kejadian ini dan mereka memintaku untuk tetap sembunyi di command centre sampai
ke adaan terkendali. Pesawat akan otomatis berhenti setelah sampai di Mars.
Akan kami siapkan bala bantuan.
Pesawat akan sampai di mars 10 jam lagi. Padahal hampir
semua pasien mengejarku. Lebih baik aku mencari tempat persembunyian lain.
Orang-orang di ruang senjata tadi pasti akan mencariku di ruangan ini. Dengan
pistol bius ini aku yakin akan mengatasi pasien-pasien diluar. Lebih baik aku
segera pergi. 10 jam akan sangat lama dengan kondisi sekacau ini. Keselamatanku
tergantung pada 10 jam kedepan. File-file
tentang pasien aku pelajari. Apa kondisi kejiwaannya dan apa kelemahannya. aku
memakai BH dan celana dalam saja supaya bisa langsung cepat segera telanjang
bila ketemu pasien.
Oohh ken, lili.. apa yang sudah kalian lakukan..!!
1a1 aku sembunyi di dapur saja. Lanjut kesini
1a2 aku sembunyi di gudang saja. Lanjut kesini






.jpg)
