16 Nov 2014

1c1

Sepertinya pintu ini yang menuju kapsul. Aku buka pintu pelan-pelan. Tampak gelap didalamnya. Aku masuk dan meraba-raba di dinding untuk mencari tombol lampu. Setelah aku temukan segera aku pencet tombol lampu itu. Lampu menyala! dan aku melihat sekumpulan orang yang aku lihat tadi di ruang senjata. Sekitar delapan orang menoleh bersamaan ke arahku. Mereka memegang berbagai macam senjata. Dan mereka juga memegang senjata canon penghancur atom. Senjata andalan berupa bazooka sebesar sofa yang dinamai “falcon canon”. Senjata itu meluncurkan medan electro magnetic yang bisa menghancurkan inti atom setiap mahluk hidup ataupun benda yang mempunyai energy. 
“hai. Dia si nyonya dokter.. aku pernah melihatnya saat dia menyuntikku dengan bius” teriak salah satu dari mereka. 



“ehhmm.. sudah lama aku ingin menembakkan pistol besar ini nyonya.. dan kamu akan mendapatkan kehormatan untuk merasakannya pertama kali” teriak pemimpinnya. Jantungku berdetak sangat kencang. Payudaraku naik turun. Mereka tertawa keras.  Aku melihat ada pistol yang tergeletak di meja disebelah kiriku. Dan aku melihat disebelah kananku pintu kembali yang aku buka tadi hanya ber jarak lima meter. Aku berpikir keras apa yang harus aku lakukan. Menembakkan bazooka butuh jeda paling tidak satu sampai dua detik. Aku pasti sempat menembak mati semua pria itu. Tapi bila aku langsung berlari ke pintu aku pasti bisa mencapainya dan langsung menghilang dari mereka. Pistol atau pintu..

1c1a Pistol. Lanjut disini




1c1b Pintu. Lanjut disini