Aku memegang tangan Nita, dan mencegah untuk meneruskannya.
“
jangan Nit, sorry aku ga bisa..” pintaku lirih tapi tetap berusaha tersenyum
agar Nita tidak tersinggung.
“ its OK my dear..” jawab Nita.
“yuk kita terusin
mandinya” kata Nita. Kecanggungan di antara kita sudah hilang. Aku lega Nita
tidak tersinggung dengan penolakanku. Kami bercanda riang di kamar mandi. Sampai
terdengar suara bel pintu.
“bentar ya.. mungkin si bibi sudah pulang dari pasar”
sahut Nita. Dengan hanya menggunakan handuk Nita membukakan pintu. Akupun
menyudahi mandiku, juga dengan hanya memakai handuk akuu pergi kekamr yang
sudah disediakan Nita buat aku.
Terdengar pekikan Nita kegirangan
“ sayaaaang…”.. pekiknya. Aku melongok
dari kamar tamu dan melihat ada Aldi pacar nita. Waah aku jadi menganggu nih. Pikirku. Aku kenakan Bh dan celana dalamku. Dengan masih
memakai handuk aku menuju ke kamar Nita karena pakaianku ketinggalan
disana. Ketika kubuka pintu kamar itu
yang kebetulan bersebelahan dengan ruang tamu, mataku menemukan suatu adegan
dimana Nita dan Aldi sedang melakukan persetubuhan.
Nita dengan posisi terlentang
di sofa sedang ditindih oleh Aldi dari atas. Mungkin Nita sudah horny banget
saat tidak jadi sama aku di kamar mandi tadi ya.. Terlihat tubuh Aldi sedang
naik turun. Segera mataku kutujukan pada selangkangan mereka. Jelas terlihat
penis Aldi yang berkilat sedang keluar masuk di vagina Nita yang sudah basah.
Terdengar pula erangan-erangan yang keluar dari mulut Nita yang sedang
menikmati hujaman penis itu di vaginanya. Di sela-sela kenikmatan, Nita melihatku
dan tersenyum. Rupanya Aldi memperhatikan pacarnya, sejenak dia menghentikan
gerakannya dan menengok ke belakang, ke arahku.
"Akh... beeb.., jangan
berhentiii doong..! Oh..!" kata Nita. Dan Aldi kembali berkonsentrasi lagi
dengan kegiatannya. Kembali terdengar desahan-desahan nikmat Nita yang
membahana ke seluruh ruangan kamar itu. Aku gelagapan, resah dan tubuhku semakin panas.
Dengan refleks tanganku membelai vaginaku sendiri.
"Oh.. jeeen.., nikmat
sekaallii.. loh..! Akuu... ooh... mmh..!" kata Nita mengiming-imingi aku. Vaginaku langsung basah.
Kamu yakin mau melanjutkan ini?






.jpg)
