12 Nov 2014

Jennifer E1.a1

Dengan sekuat tenaga untuk yang kedua kalinya, aku hentakkan tubuh menjijikkan itu hingga terjerembab ke lantai. Secepat kilat aku langsung menuju pintu dan membuka kuncinya. Dengan baju yang masih berantakan berteriak sekuat tenaga. Dosen-dosen dan para mahasisswa dan mahasiswi mengerumuniku. "ada apa..? ada apa..? ". Aku hanya bisa menangis sejadi-jadinya sambil menunjuk bandot tua yang sedang membetulkan celananya di balik puntu ruangan 5x5 itu.  Hampir saja para mahasiswa mengeroyok Pak Irfan bila tidak dicegah oleh sekuriti.


Aku ceritakan semuanya. dari kejadian Ethan sampai dengan Pak Irfan. Bahkan ada beberapa mahasiswi yang ikut menambahkan bahwa dia juga menjadi korban dari ethan dan pak Irfan., Tapi mereka baru ada keberanian setelah kejadian yang aku alami.

esoknya menjadi lembaran baru buat ku untuk kuliah dikampus. ethan dan Pak irfan sudah diamankan pihak yang berwajib. Aku dijamin lulus oleh kampus. Mahasiswa kampus jadi segan terhadapku. Sedangkan Mahasiswi-mahasiswi menganggapku sebagai pahlawan mereka.

Masa depan terbentang cerah dengan kelulusanku yang bernilai IPK 3.8. Sangat cukup untuk bisa melamar ke berbagai perusahaan yang aku mau. Bahkan sekarangpun sudah banyak perusahaan yang menawariku kontrak kerja.

Mama aku berhasil..!! 
Meski aku belum menemukan Kisah cintaku.. Meski Aku belum pernah menemukan Apa Artinya Cinta.. meski tidak ada seorang lelakipun dalam hatiku selama aku di kampus.. Tapi tetap aku bisa menggenggam Impianku..

Sekarang saatnya para lelaki antri untuk mendapatkanku.. hehehe..


-- T A M A T --