16 Nov 2014

1c2

YA!! Aku yakin sekali ini pintu tempat kapsul penyelamat. Agak susah dibuka.  Aku coba lagi.. akhirnya terbuka. Ruangan gelap. Tapi aku masih bisa melihat dari cahaya lampu-lampu tombol yang berwarna hijau berpendar-pendar seperti kunang-kunang. Aku melihat diseberang ada cahaya lampu kuning tempat penyimpanan kapsul penyelamat. Di sebelah kirinya aku melihat ada tombol 
“ self distruction”. Aku langsung memencet tombol itu. “ klik” dan langsung lari menuju pintu kapsul penyelamat. Memecahkan tombol pembuka dan mulai memasukkan kode-kode. Tapi tunggu.. sepertinya tidak terjadi apa-apa. Biasanya ada peringatan untuk evakuasi dan penghitungan mundur. Aku cek lagi tombol itu. Ada peringatan berkedip-kedip. “ request manual autorized” . ternyata tombol itu rusak dan harus  mereset manual di ruang mesin. Diruangan disebelah ruangan ini. “ oohhh.. please Tuhan jangan lakukan ini padaku” jeritku.



Aku berpikir bagaimana bila pesawat ini sampai mendarat di mars. Pasti akan terjadi perang berdarah antara pasien-pasien ini melawan pasukan pusat control. Dan aku pasti yang akan disalahkan. Seandainya aku meledakkan pesawat ini dulu aku bisa mencegah perang itu terjadi. Ragu-ragu menyergapku. Antara mencari tombol reset self distruction dan menyelamatkan diri dengan kapsul penyelamat yang berada selangkah lagi didepanku.

1b1a aku langsung menuju kapsul penyelamat. Lanjut disini





1c2b aku mencari tombol reset. Lanjut disini