YA!! Aku yakin sekali ini pintu tempat kapsul penyelamat.
Agak susah dibuka. Aku coba lagi..
akhirnya terbuka. Ruangan gelap. Tapi aku masih bisa melihat dari cahaya
lampu-lampu tombol yang berwarna hijau berpendar-pendar seperti kunang-kunang.
Aku melihat diseberang ada cahaya lampu kuning tempat penyimpanan kapsul
penyelamat. Di sebelah kirinya aku melihat ada tombol
“ self distruction”. Aku langsung
memencet tombol itu. “ klik” dan langsung lari menuju pintu kapsul penyelamat. Memecahkan
tombol pembuka dan mulai memasukkan kode-kode. Tapi tunggu.. sepertinya tidak
terjadi apa-apa. Biasanya ada peringatan untuk evakuasi dan penghitungan
mundur. Aku cek lagi tombol itu. Ada peringatan berkedip-kedip. “ request
manual autorized” . ternyata tombol itu rusak dan harus mereset manual di ruang mesin. Diruangan disebelah
ruangan ini. “ oohhh.. please Tuhan jangan lakukan ini padaku” jeritku.
Aku berpikir bagaimana bila pesawat ini sampai mendarat di
mars. Pasti akan terjadi perang berdarah antara pasien-pasien ini melawan
pasukan pusat control. Dan aku pasti yang akan disalahkan. Seandainya aku
meledakkan pesawat ini dulu aku bisa mencegah perang itu terjadi. Ragu-ragu menyergapku.
Antara mencari tombol reset self distruction dan menyelamatkan diri dengan kapsul
penyelamat yang berada selangkah lagi didepanku.
1b1a aku langsung menuju kapsul penyelamat. Lanjut disini
1c2b aku mencari tombol reset. Lanjut disini







