10 Nov 2014

Jennifer e1.b1

Kepalaku berputar bagaimana cara memanfaatkan moment ini. Sekalian kecebur sekalian basah deh. Pikirku. Aku stop tangan pak Irfan 
“maaf pak, kalau pak Irfan maunya seperti ini, saya minta tidak Cuma absen saya yang diperbaiki, tapi saya juga minta jaminan lulus dengan nilai bagus di kampus ini” kataku gentian tegas. 
“ itu bisa diatur” sahut pak irfan. 
“tidak pak saya butuh jaminan, saya akan merekam saat kita bercinta nanti dan akan saya sebarin bila saya tidak lulus dengan nilai bagus” kataku. 
“ loh nanti bila malah kamu sebarin buat meras aku gimana?” sahut pak Irfan tak kalah tegas. 
“ tidak mungkin pak, karena itu akan membuat saya malu untuk kuliah disini lagi, dan saya bukan type cewek seperti itu pak. Bila Pak irfan mau dengan syarat saya, akan saya buat pak Irfan merasakan kenikmatan yang bakal tidak bisa pak Irfan lupakan” sahutku. Pak irfan berpikir sejenak. Pasti dia akan sangat tertarik pikirku. Kemudian berkata 
“ baiklah asal kamu bisa puasin aku, akan aku jamin kamu lulus dengan nilai yang sangat bagus”. Aku keluarin handphoneku, lalu aku set perekam videonya, lalu aku pasang di meja kerja pak Irfan. Aku mulai meloloskan pakaianku dengan pelan-pelan. T-shirtku, rok pendekku, dan mulai melepas BH dan celana dalamku. Sampai aku sudah telanjang bulat di depan pak Irfan yang bengong melihat tubuhku tanpa selembar benangpun. Aku sendiri heran dengan keberanianku ini. Aahh.. kepalang basah.

Sejenak kemudian digandengnya tanganku menuju sofa. Dia menjatuhkan pantatnya disana, namun dia mencegahku ketika aku mau duduk, disuruhnya aku berdiri di hadapannya, sehingga kemaluanku tepat di depan wajahnya. Pak Irfan meremas pantatku dengan nafsu, dan bersiap-siap menciumi vaginaku.


Kamu yakin mau lanjutkan ini ?